top of page

NATIONAL EVENT

semunas (1)_edited.png

SEMINAR DAN MUSYAWARAH
NASIONAL XXXIII

Tahun ini, Semunas XXXIII mengusung tema “Kepanggih Rembag, Sedulur Tebih,” yang mencerminkan semangat untuk berkumpul, bermusyawarah, serta menjaga ikatan yang kuat meskipun terpisah oleh jarak. Tema ini menekankan nilai persatuan, kekeluargaan, dan diskusi yang bermakna di antara anggota ALSA dari seluruh Indonesia, sekaligus mendorong kolaborasi serta saling pengertian dalam menyikapi berbagai isu organisasi dan hukum.

Semunas XXXIII diselenggarakan pada tanggal 26–29 Maret 2026 di Purwokerto, Banyumas, sebagai wadah bagi anggota ALSA dari seluruh Indonesia untuk berkumpul, bertukar gagasan, mempererat hubungan, serta bersama-sama merumuskan arah masa depan ALSA National Chapter Indonesia.

RAPAT PIMPINAN NASIONAL

Berdasarkan Pasal 1 angka 11 Anggaran Rumah Tangga ALSA National Chapter Indonesia, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) adalah forum musyawarah pertama dari National Board yang terpilih dengan delegasi dari masing-masing Local Chapter. Adapun agenda yang akan dilaksanakan dalam Rapimnas adalah pelantikan dan pengambilan sumpah National Board terpilih, pembahasan dan pengesahan program kerja National Board, pemaparan progress report acara nasional dan tenderisasi, serta uji kelayakan bakal calon International Board.

 

Pada tahun 2025, Rapimnas diselenggarakan oleh Local Chapter asal dari Presiden yang terpilih, yaitu ALSA LC UI, dengan tema “Udeg Cite Sregep Ajer Kesampean Kite”. Dengan diusungnya tema tersebut, diharapkan Rapimnas Jakarta 2025 dapat menjadi permulaan yang baik bagi ALSA Indonesia untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mempersiapkan kepengurusan ALSA Indonesia kedepannya. 

ALSA NATIONAL CONFERENCE 2025

ALSA National Conference 2025 (ANC) tahun ini diselenggarakan oleh ALSA Local Chapter Universitas Mulawarman dengan mengusung tema, “SOCIAL AND LEGAL TRANSFORMATION IN NATIONAL CLIMATE CHANGE DEFORESTATION.” Tema ini diangkat untuk mengkaji lebih dalam mengenai persoalan deforestasi dan perubahan iklim di Indonesia, yang menuntut adanya transformasi hukum serta sosial. Fokus utama pembahasan ialah bagaimana regulasi hukum dapat lebih berpihak pada perlindungan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat adat yang selama ini berperan penting dalam menjaga kelestarian hutan, namun kerap terpinggirkan dalam kebijakan negara.

Rangkaian acara yang akan diselenggarakan meliputi seminar nasional, focus group discussion (FGD), dan diskusi antar-chamber yang hasilnya dituangkan dalam bentuk jurnal ilmiah. Kegiatan ini akan dihadiri oleh seluruh Local Chapter, sehingga menjadi wadah strategis bagi mahasiswa hukum dari berbagai universitas untuk menyatukan pandangan, menganalisis permasalahan hukum dan sosial terkait deforestasi, serta merumuskan solusi konkret. 

PRA MUSYAWARAH NASIONAL & ALSA LEADERSHIP TRAINING XXXII

Pra-Musyawarah Nasional dan ALSA Leadership Training (PALT) XXXII merupakan Acara Nasional tahunan ALSA Indonesia yang terbagi atas dua rangkaian utama, yakni Pra-Musyawarah Nasional (Pra-Munas) dan ALSA Leadership Training (ALT). Tahun 2025, Universitas Syiah Kuala menjadi tuan rumah dengan mengusung tema “Puga Keuneubah, Meusapat Sajan Beusapeu Pakat” yang memiliki arti membuat keberlanjutan, menciptakan kesepakatan dengan kebersamaan. Kegiatan ini berlangsung pada 25–28 September 2025 secara luring, yang diikuti oleh 15 Local Chapter dan 1 Observer dengan total delegasi 105 peserta, dengan rincian 53 delegasi untuk Pra-Munas dan 52 orang delegasi untuk ALT.

National Moot Court Competition Mahkamah Agung

National Moot Court Competition Mahkamah Agung merupakan kompetisi peradilan semu tingkat nasional bergengsi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan litigasi, advokasi, dan analisis hukum mahasiswa melalui simulasi persidangan. Sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik, NMCC MA XXVI turut menghadirkan Seminar Nasional bertema “Menakar Pengawasan terhadap Deposit Cryptocurrency Exchange dalam Upaya Pencegahan Pencucian Uang” yang membahas penguatan regulasi dan pengawasan transaksi aset kripto guna mencegah tindak pidana pencucian uang di era digital.

nmcc ma.jpg

INTERNATIONAL EVENTS

ALSA CONFERENCE

ALSA Conference diselenggarakan pada tanggal 11–15 Maret 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam. Sebagai pertemuan berskala internasional, acara ini mempertemukan anggota ALSA dari berbagai negara untuk saling terhubung, berkolaborasi, serta memperkuat peran organisasi sebagai jaringan mahasiswa yang berdampak.

Tema tahun ini, “AI Governance and Data Privacy in the Age of Digital Transformation and Cultural Exchange,” menyoroti pentingnya menghadapi tantangan hukum yang terus berkembang di era digital. Konferensi ini mendorong para peserta untuk terlibat dalam diskusi yang mendalam sekaligus mempromosikan pertukaran budaya guna mempererat hubungan antaranggota.

alsa forum_edited.png

ALSA FORUM

Pada tahun 2025, ALSA Forum diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 21–25 Agustus 2025 dengan tuan rumah ALSA Local Chapter Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini mempertemukan delegasi mahasiswa hukum dari berbagai negara di Asia untuk berpartisipasi dalam diskusi akademik, forum organisasi, serta pertukaran budaya. Mengusung tema “Shared Vision, Global Decision,” ALSA Forum 2025 menjadi wadah strategis dalam membahas isu hukum kontemporer sekaligus merumuskan arah kebijakan ALSA di tingkat internasional.

Selain itu, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, seperti academic discussions, Governing Council Meeting, dan cultural exchange, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan wawasan global, memperkuat keterampilan diplomasi, serta membangun jejaring internasional yang berkelanjutan. Melalui interaksi yang intensif antar delegasi, 

JOHN H JACKSON MOOT COURT COMPETITION

The John H. Jackson Moot Court Competition merupakan kompetisi peradilan semu berskala internasional yang diselenggarakan oleh World Trade Organization dengan fokus pada hukum perdagangan internasional. Dinamai dari John H. Jackson, seorang pakar hukum terkemuka, kompetisi ini mengundang mahasiswa hukum dari seluruh dunia untuk mensimulasikan proses penyelesaian sengketa berdasarkan kerangka WTO.

Dalam kompetisi ini, peserta diwajibkan menyusun dokumen tertulis (written submissions) serta menyampaikan argumen lisan (oral pleadings) terkait isu-isu kompleks di bidang perdagangan internasional di hadapan panel yang terdiri dari para ahli hukum internasional.  internasional.

john h_edited.jpg
aimcc_edited.jpg

ALSA INTERNAL MEDIATION COMPETITUON

aimcc_edited.jpg

ALSA International Mediation Competition (AIMC) merupakan kompetisi akademik berskala internasional yang berfokus pada penyelesaian sengketa melalui metode mediasi. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa hukum dari berbagai negara untuk mengembangkan keterampilan negosiasi, komunikasi, serta penyelesaian konflik secara kolaboratif dalam konteks hukum yang dinamis dan lintas budaya.

Dalam kompetisi ini, peserta berperan sebagai mediator maupun perwakilan pihak bersengketa untuk menyusun mediation plan dan melakukan simulasi mediasi di hadapan panel ahli. Berbeda dengan moot court, AIMC menekankan pada tercapainya solusi yang saling menguntungkan melalui pendekatan kolaboratif, sehingga mendorong peserta untuk berpikir strategis sekaligus membangun pemahaman global dalam praktik penyelesaian sengketa.

bottom of page